Apa yang anda cari ?

konten dari Teknologi, Marketing, Adsense, Tips, Blogger, Keuangan, Jomblo dan lainnya
Ternyata, Sukses diawali dengan Huruf "S"

Sunnah yang Ditinggalkan

Sunnah Nabi, Dihina Umat Nabi
“Ih, jenggotnya panjang dan tebal banget kaya kambing, Ya?”
                        “Ih, celananya tidak menutup mata kaki, kamu teroris, Ya?”

           
Waktu memang telah membawa kita jauh kedepan meninggalkan zaman nabi tercinta kita Muhammad SAW. Namun, nabi tidak meninggalkan kita sendiri tanpa pedoman yang jelas sehingga kita sangat mudah terombang-ambing oleh arus kesesatan. Nabi Muhammad bersabda : "Aku tinggalkan dua warisan,selama kedua-duanya kamu pegang teguh maka kamu tidak akan sesat selama-lamanya,yaitu Al-qur`an dan Sunnah RasulNya." Seperti halnya jika kita mendapatkan warisan berupa harta melimpah dan emas, tentu kita akan sangat senang dan tentu akan menjaganya dengan sebaik-baiknya. Nah, dua warisan ini warisan nabi lho. Bahkan lebih berharga dari emas dan harta yang berlimpah sekalipun. Maka, kita sebagai umatnya wajib untuk menjaga dan mengamalkan isi warisannya.
            Berbicara tentang sunnah, bisa dikatakan zaman sekarang adalah zaman yang krisis sunnah dan teladan?, kenapa?.  Anak-anak manusia sekarang lebih memilih selebriti sebagai idola dan teladan hidupnya bahkan menjadikan gaya berpakaian, berpenampilan, berperilaku, dan gaya hidup mereka dijadikan sunnah baru oleh umat muslim era sekarang.
            Tak usah berlayar jauh keujung pulau atau menuju ke ujung bumi. Sejenak, sobat boleh lihat dan merenung. Tak usah lihat ke pribadi orang lain, coba liat diri sendiri dan tanyakan padanya dengan penuh kejujuran. Lebih banyak mana lagu yang kita hafal dibanding dengan hadits nabi yang kita hafal?, dan lebih banyak mana pengetahuan tentang kehidupan artis yang terus kita update di televisi ataupun internet dari pada kehidupan nabi?, dan pertanyaan yang terakhir adalah, sudah sejauh mana kita meneladani akhlaq nabi dan menjalankan sunnahnya?.
            Faktanya, banyak dari kita hanya sebatas tahu siapa nabi kita, dan agama apa yang dibawanya?, ya, hitung-hitung kalau ditanya biar kita bisa menjawab dan mereka yang bertanya bisa tahu kalau kita dalah seorang muslim. Kita merasa tak perlu tahu kehidupannya yang harus kita teladani dan sunnahnya yang menjadi warisan yang harus kita jaga.
            Atau yang lebh ironis lagi, kita tahu siapa nabi kita, apa agama yang dibawanya, apa saja keteladannya dan sunnah-sunnahnya yang harus kita jaga. Bahkan kita sudah menghafal banyak hadits-haditsnya. Namun sayang, kita rela menukar dan menanggalkan sunnah dan keteladanannya hanya untuk menghindari kalimat-kalimat setan seperti ini,
            “Ih, jenggotnya panjang dan tebal banget kaya kambing, Ya?”
                               “Ih, celananya tidak menutup mata kaki, kamu teroris, Ya?”
            Sobat, Islam tak sebatas tahu siapa nabi, kitab dan Tuhan kita. Namun Islam menuntut hadirnya kecintaan dan keimanan. Allah SWT berfirman :      
“Katakanlah (wahai Muhammad): “Jika kalian mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. 3:31)
            Ayat dengan jelas memerintahkan kita untuk mengikuti Rosul, kenapa? Allah berfirman :
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yg baik bagimu (yaitu) bagi orang yg mengharap (rahmat) Allah & (kedatangan) hari kiamat & dia banyak menyebut Allah”.   (QS. Al-Ahzab Ayat 21)
            Jadi, sudah jelaskan sob, kenapa Allah SWT memerintahkan kepada kita untuk mengikuti Rosullullah SAW. Bukan tanpa alasan, karena dalam diri Rosulullah ada suri teladan yang baik. Bukan selebriti yang layak untuk kita jadikan tuntunan dan teladan. Bukan selebriti yang layak dan pantas kita jadikan idola, lantas siapa?, dialah nabi besar kita Muhammad SAW.
            Nah, mulai sekarang, jika ada yang menghina kita seperti kambing karena berjenggot. Maka sesungguhnya dia telah menghina sunnah nabinya sendiri dan katakanlah, “aku sedang menjalankan sunnahnya, dan kamupun harus begitu jika ingin selamat”. Dan percayalah, teladan dan sunnah nabi adalah gaya hidup paling ideal yang pernah ada.
            Bahkan seorang Mahatma Gandhi, bertutur :
Ajaran yang dibawa oleh Muhammad adalah peninggalan yg paling Bijaksana bukan hanya untuk Muslim tapi untuk seluruh Umat manusia.” Dan bukan hanya itu, Michael H. Hart penulis non Muslim “Seratus Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia” berkata :
“Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.”
            Maka, seharusnya kita malu dengan mereka orang-orang kafir tidak mengimaninya tapi mereka mengakui kebesaran keteladanannya dan bahkan mengaguminya. Lantas, kita adalah seorang muslim, orang yang mengimaninya sepenuh hati. Namun, sudah berapa jauh kita meneladai beliau. Tanyakan pada pribadi masing-masing.


           
           



7 Artikel Untuk Anda

Edit Post

Powered by Blogger - Template CaraSehat.Me